Tuesday, 7 April 2009

curhat....

Sejak TK my little boy sudah mulai diajarkan sama sekolahnya untuk membuat jadwal kegiatan sehari- hari. Dan hal ini terus berlanjut hingga sekarang anakku kelas satu SD. Peraturan2 dirumah juga secara continue aku terapkan, antara lain tidur siang , main ps tidak lama2 , pulang sekolah langsung atur buku untuk besok sambil istirahat nonton tv dan sedikit mengulang pelajaran….
Tapi akhir-akrir ini agak kacau semua…. Sejak teman sekolahnya main kerumah setelah pulang sekolah. Sekali- dua kali boleh lah…tapi lama2 temannya kecanduan ps kali’ ya…kalo main kerumah bisa 4- 5 jam baru di jemput, yang ada setelah temannya pulang my son sudah kecape’an dan buyar sudah semua jadwal dan peraturan yang sudah di buat… hiks


Akhirnya dengan terpaksa aku bilang ke mamanya kalau raul hanya main ps hari sabtu –minggu aja. Itu pun setelah 2-3 kali ngomong baru dech mainnya sabtu-minggu aja…
Tapi….what next? Sekarang kalo sabtu/ minggu mainnya dari siang sampai maghrib baru di jemput… tadinya memang mau sedikit membantu, soalnya mamanya ini punya 4 anak, dan temen anakku ini yang paling besar, bisa kebayang khan repotnya ?
Sebenernya agak keberatan jg kalo my son main ps sampai ber jam2 gitu tapi gimana yach cara ngomong ke mamanya ? atau mungkin aku hrs lbh sabar dan ikhlas ya ?


Wednesday, 1 April 2009

Mamaku jadi caleg




Seperti diketahui bersama, sebentar lagi bangsa kita pada tanggal 9 April 2009 akan melaksanakan hajatan setiap 5 tahun sekali yaitu pemilu Legislatif. Di surat kabar, media elektronik, dan di jalan-jalan sudah banyak bertebaran spanduk dan foto para caleg dari berbagai partai peserta pemilu 2009.
Disini aku mau kasih kabar kalo bunda aku, Hj. Lembah Setyowati atau yang biasa dipanggil Nunung Bakhtiar juga ikut meramaikan pesta demokrasi ini sebagai Caleg dari Partai Golkar untuk DPRD Kota Surabaya di Dapil 2 ( Daerah Pemilihan 2 Tambaksari, Kenjeran, Bulak, Semampir, dan Pabean Cantikan). Beliau di calonkan oleh Partai Golkar sebagai wakil perempuan dan rakyat kecil. Memang selama ini selain berprofesi sebagai seorang pelukis, bundaku ini sangat aktif ikut di berbagai macam organisasi dan kegiatan yaitu aktif di organisasi kepartaian (Kosgoro), Perkumpulan Pecinta Tanaman (PPT), dulu termasuk wanita pertama yang aktif dalam Rotary Club, ikut dalam perhimpunan Ratna Busana, staf pengajar di sekolah kepribadian John Robert Powers (JRP), serta berpameran lukisan di dalam dan luar negeri.

Nah, berbekal pengalamannya itulah bundaku kepingin dalam berbagai kegiatan berkarya untuk bangsa bisa memberikan baktinya kepada rakyat kota Surabaya tempat dimana beliau dilahirkan, tumbuh besar, dan menetap hingga saat ini terutama bagi kaum perempuan yang sampai hari ini masih sedikit sekali terwakili aspirasinya di parlemen serta tak lupa memperjuangkan nasib rakyat kecil karena di Dapil 2 ini yang juga merupakan daerah kediaman bundaku, masih banyak penduduk yang hidup serba kekurangan.
Jadi buat para rekan, teman, dan kerabat yang berdomisili di kota Surabaya kami mohon dukungan dan doa restunya dan jangan lupa ya.. kalo saat hadir di TPS nanti contreng partai No. 23 dan Caleg No.3 (Hj. Lembah Setyowati) di lembar suara untuk DPRD Kota Surabaya dan semoga setelah selesainya pemilu nanti kita bisa lebih maju lagi dalam berkarya..


Wednesday, 11 March 2009

keju baby gouda



Beberapa waktu yang lalu dapet kiriman keju, nggak seperti biasanya...kali ini keju jenis baby gouda. Hampir sama dengan keju edam,warnanya merah, tapi bentuknya lebih pipih ( keju edam bentuknya bulat ).

Pertama bingung juga, ini keju bisa dibuat apa yach? percobaan pertama yang paling gampang aja, buat toppingnya kentang kukus. Hasilnya, kejunya meleleh seperti keju mozarela, warnanya kuning muda dan rasanya light sekali. Maksudnya, buat kita yang terbiasa pakai keju cheddar, keju ini kurang terasa...
Jadi enaknya dibuat apa yach? mungkin karena jenis kejunya yang baby jadi kurang kerasa...
kalo nggak salah setelah cari di mbah gogel, keju jenis ini proses pembuatannya yang paling sebentar, beda sama keju edam yang termasuk keju tua yang penyimpanannya butuh waktu lebih lama...
kalo buat kue kering bisa nggak ya? sudah cari2 kok nemunya gouda aja...

Tuesday, 24 February 2009

Akhirrnyaaa...nge-blog lagi...





Setelah hampir 2 bulan nggak online,alhamdulillah akhirnya sekarang bisa online lagi...thanks buat pak dede dari speedy yang udah dateng dari bogor, malem2 buat pasang modem baru...agak maksa juga sich,abiis...dah nunggu modemnya sebulan. Kebayang khan 2 bulan nggak on-line rasanya gimana?

Selama nggak nge-blog,pertama sich bingung juga,buat mengisi waktu luang ngapain ya?
melukis? nggak mungkin juga, soalnya aku kalo nglukis harus langsung jadi dan biasanya butuh waktu seharian. Padahal waktu luangku hanya pada saat anakku sekolah dari pagi sampai jam 1 siang...akhirnya aku pilih merajut. Kebetulan di pasar dekat rumah ada toko yang jual alat2 jahit, coba2 aja tanya ma penjualnya, "jual hakpen nggak mba?" ternyata ada...penjualnya tanya, "mau yang no. berapa?" nah..lho..?? aku juga nggak tau nie soalnya khan baru mau belajar, untung aja penjualnya pengertian, dia bilang biasanya kalo baru belajar pake yang no. 4
truss...benangnya pake benang apa ya? ternyata pake benang wool yang warna2nya bikin geemes...
Hasil karya pertama sarung HP (buat yang kecil dulu..), yang kedua sepatu buat dipake dirumah kalo udara lagi dingin, yang ketiga pengen buat yang agak besar...vest buat my lovely son ( tapi masih berantakan hasilnya, soalnya masih blum bisa baca pola jadi cuma dicoba2 aja )
eh...my hubby protes kok anaknya aja yang dibuatin baju.
jadi sekarang lagi punya proyek buatin my hubby nich...tapi nggak tau hasilnya nanti gimana qiqiqi...







Monday, 1 December 2008

perjalananku selama 4 bulan ngeblog...

fiuuh...nggak kerasa sudah sekitar 4 bulan ngeblog,inget waktu pertama kali pasang speedy di rumah ( thanks to my hubby...)situs yang sering aq buka rata2 majalah semua,nakita,femina,nova

Secara aq memang suka sekali baca...sampai-sampai minggu2 pertama anak dan suami agak terlantarkan qiqiqi...sampai akhirnya secara nggak sengaja aq menemukan bundainbiz (tempat kumpulnya bunda2 yang bekerja di rumah)...
wah cocok nie , langsung aja aq ikut milisnya (ternyata nggak salah pilihanku,bunda2nya so...inspiring)

di bundainbiz ini qta bisa sharing pengalaman selama menjalankan bisnis dirumah, bisa saling memberi semangat bunda2 yang ingin Work At Home,komplit dech...daan setiap hari selasa qta diberi kesempatan untuk promo...

Ups...besok hari selasa yach, ikutan promo ah...
Oya dari bundainbiz ini aq kenal oriflame, sebetulnya sudah pernah masuk ke situsnya Dbc-Network cuma belum tertarik,secara yang ikut sudah banyak dan aq paling nggak bisa nawarin barang atau maksa orang buat gabung...
tapi akhirnya kenalan ma salah satu anggota dbc...akrirnya aq ikut gabung di oriflame (pertimbanganku pertama hanya untuk dipakai sendiri aja...khan lumayan,lebih murah..hehe..lagian biaya pendaftarannya murah banget, cuma Rp.20.000 yach rugi2 paling jg 20.000 itu...pikirku...

Ternyata setelah gabung baru tahu kalo

yang sudah dapet bonus 2- 5 juta perbulan tuch banyaak banget yah...dan ternyata juga, buat cari downline dan promosi katalog juga bisa online,aq daftar oriflame cuma via email aj, setelah itu staterkitnya dateng, pelajari ebooknya dan ada web pribadinya, dapet training gratis...

sip lah jd nggak perlu maksa2 orang buat gabung...coba2 aja pasang iklan ah...siapa tahu setelah pasang iklan dapet downline (ada lho yang baru pasang iklan, besoknya dapet Downline...)
Ada juga lho cowo yang ikut oriflame, dan bisa menjual sampai 600 poin (hebat euy..)

Lagian modalnya cuma 20.000 (mumpung bulan November lg ada disc) kalo nggak bisa dapet Downline yah...dipake ndiri aja barangnya, itung2 dapet harga member...but...
kalo liat peluangnya yang masih besar...yakin deh...pasti bisa...Amien...

Sunday, 23 November 2008






Sudah jadi kebiasaan, setiap selesai melukis aku menfoto lukisanku...Sebagai kenang2an jika lukisan itu nantinya laku di beli orang lain.
Hari Minggu kemarin aku menemukan sejumlah foto-foto lukisanku yang sudah berpindah tangan dan sekarang entah dimana...
semoga lukisanku terawat dengan baik oleh pemilik barunya ya...Dimana sekarang mereka berada ya? Di ruang tamu? di Kamar tidur? di manapun mereka berada semoga bisa memberi ketenangan dan kebahagiaan bagi pemiliknya...(duuh.. segitunya..qiqiqi..)


Monday, 17 November 2008

Pelukis Wanita Nunung Bakhtiar









My mother, Nunung Bakhtiar ketika muda sebenarnya bercita-cita menjadi seorang penari dan serius belajar menari, pernah juga menjadi peragawati. Bahkan hingga sekarang masih sering diminta berjalan di atas catwalk .Darah seninya mengalir dari ayahnya, Soewarno Harso yang juga seniman. Nunung Bakhtiar mulai melukis dengan serius sejak tinggal di Bali pada awal 1980-an. Lukisannya banyak mengambil obyek keindahan alam, penari, ikan, layang-layang dan upacara tradisional.

Belajar melukis secara otodidak, Nunung Bakhtiar suka menghadirkan warna-warna yang cerah. Ia biasa melukis di malam hari, kerap melukis di luar stidio dan mengunjungi obyek-obyek pedalaman ubud,Malang,Madura dan tempat lainnya. Setelah sering berpameran dan dan banyak yang menggemari lukisannya, Nunung menyadari bahwa melukis bukan hanya untuk menyenangkan dirinya sendiri tapi juga untuk orang lain.
Menganut konsep Counture Destructure, perpaduan antara yang berstruktur dan yang tidak berstruktur, tidak terlalu mementingkan bentuk, dan menyukai komposisi warna yang spontan
Melukis menjadi katarsis dari kegelisahan jiwa nunung bakhtiar
, ekspresi pikiran dan batin yang dapat melatih kepekaan diri pada lingkungan social.
Nunung Bakhtiar belajar secara otodidak melalui talenta yang ada dalam diri, membaca buku seni rupa maupun sejarah seni lukis dan banyak berdiskusi dengan para seniman lainnya…
Nunung bakhtiar sudah lebih dari 50 kali pameran di berbagai kota dalam dan luar negeri, seperti di Jerman,Belanda, Canada, Singapura dan Selandia baru.

Dikutip dari katalog pameran dijavascript:void(0)
Publish Post Bataviase Nouvelle gallery 15 th January-13th February 2007 dan catalog pameran tunggal nunung bakhtiar 2007